Speechless

2008 December 13
by sattabi

Speechless, Ohh…

speechless, keterasinganku semakin menjadi-jadi

speechless, khayalanku semakin membunuh  sadarku

speechless, hadirmu seolah tak mampu kubedakan dengan hadirnya

speechless, bisikmu senyata gumamnya

speechless, ingin kuraih dirimu, ku dicegah dirinya

speechless, saat kugenggam asamu, dirinya melepaskan dengan paksa

speechless, bersuaralah, kenapa kau diam saja

speechless, tidakkah kau rasakan galaunya, risaunya, resahnya, gundahnya

speechless, berteriaklah kumohon…

speechless, atau barangkali berikan aku pelukmu, jangan tinggalkan aku

speechless, tertawalah kau karena kini ku speechless

2 Responses leave one →
  1. 2008 December 14
    Dolphin permalink

    knapa harus speechless kalau pnya jiwa,speechless mungkin skedar diam dalam berkata,tapi jiwa masih bisa berkreasi..menunggu..mulai menyalakn api,menjelang saat d mana teriakan tak dibutuhkan,karena karisma yang hadir dari jiwa yang selama ini speechless berbalik membuat orang lain speechless.., he6x..weeek. . . .

  2. 2008 December 22
    datoe permalink

    bakar kemenyan itu, kawan…
    hirup hawa di udara selepas hujan…
    resapkan aroma yang menguar di tanah yang dibakar matahari..

    dan pandangilah lagi, mata bayi-bayi yang miskin dan dimiskinkan politik kampret ini…

    setelah itu bertanyalah, sejarah seperti apa yang akan kauukir buat mereka?

    orang-orang di keramaian bisa memandang remeh dan ingin menghentikan langkahmu…

    tetapi aku hanya ingin katakan, Tetaplah Mendengar Kata Hatimu…, sai dipar-sahala-i namarhuaso i ma langkam. Horas!

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS